Langkah Kecil Menjadi Bali yang Sesungguhnya: Pinge Traditional Village #eyesofasya
Desa Wisata Pinge Terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Desa ini merupakan salah satu desa tua di wilayah Tabanan yang sejak lama dikenal sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya untuk menjaga tradisi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Desa Wisata Pinge menjunjung tinggi konsep Tri Hita Karana, yaitu filosofi hidup masyarakat Bali yang mengajarkan harmoni antara manusia dengan Tuhan (parhyangan), manusia dengan sesama (pawongan), dan manusia dengan alam (palemahan). Konsep ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari pengelolaan sawah melalui sistem subak, pelestarian upacara adat, menjaga keasrian lingkungan dan juga setiap aktivitas wisata dilakukan dengan penuh kesadaran lingkungan, sehingga wisatawan pun ikut menjadi bagian dari pelestarian budaya dan alam.
Dengan pemandangan sawah berundak, udara sejuk, dan nuansa pedesaan yang menenangkan jiwa, Desa Wisata Pinge menjadi contoh nyata bagaimana pariwisata dapat berjalan seimbang dengan kelestarian budaya dan alam.
Pesona Alam dan Budaya yang saling Menyatu
Desa Wisata Pinge dikelilingi perbukitan dan pepohonan rindang yang menghadirkan suasana damai, sejuk dan jauh dari hiruk-pikuk kota. Memiliki Bentang Alam yang indah yang dapat memanjakan mata wisatawan saat berkunjung. Selain itu, Desa Wisata Pinge juga kaya akan budaya dan tradisi dengan masyarakat yang masih mempertahankan pola hidup tradisional Bali, mulai dari arsitektur serta peletakan rumah adat bali, kegiatan keagamaan Hindu, hingga sistem pertanian yang berlandaskan konsep Subak—sistem irigasi tradisional Bali yang telah diakui dunia.
Aktivitas Wisata Tradisional yang dapat dilakukan di Desa Wisata Pinge:
Berwisata ke Desa Wisata Pinge bukan hanya sekadar jalan-jalan, tetapi juga belajar dan merasakan kehidupan masyarakat Bali yang sesungguhnya. Beberapa aktivitas yang bisa dinikmati antara lain:
Belajar Membuat Canang Sari
Canang adalah sesajen harian dalam tradisi Hindu Bali yang digunakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan. Dalam kegiatan ini wisatawan akan diajarkan bagaimana cara membuat canang sari.
Belajar Tari Tradisional Bali
Dalam kegiatan ini wisatawan akan diajak untuk belajar tari tradisional Bali dan menampilkannya bersama.
Belajar Membuat Capil
Capil adalah kreasi topi dari janur atau daun kelapa yang biasanya digunakan oleh para petani untuk pergi ke sawah. Dalam kegiatan ini akan diajarkan cara membuat capil
Belajar Membuat Klakat
Klakat adalah wadah tradisional yang terbuat dari anyaman bambu, biasanya digunakan untuk membawa makanan atau sesajen. Dalam kegiatan ini akan diajarkan cara membuat klakat.
Workshop Kelas Memasak
Dalam kelas memasak ini akan diajarkan bagaimana cara membuat makanan khas Bali seperti sate lilit, polong-polong ubi, dan lainnya.
Makan Siang Autentik
Makan siang autentik adalah makan siang yang disajikan dengan Dulang atau wadah berbentuk bundar yang dihiasi dengan dekorasi janur, biasanya digunakan untuk membawa hidangan.
Jika kamu sedang mencari destinasi wisata yang menawarkan ketenangan, keindahan alam, dan pengalaman budaya yang autentik, maka Desa Wisata Pinge adalah pilihan yang tepat. Di sini, kamu tidak hanya menjadi turis, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat lokal.
Jadi, saat berkunjung ke Bali, jangan hanya singgah ke tempat wisata mainstream. Luangkan waktu untuk menjelajahi Desa Wisata Pinge — surga kecil yang menyimpan keindahan sejati Pulau Dewata.